Situartinya danau dan Bagendit berasal dari nama Nyai Endit. Menurut cerita, konon orang-orang percaya mereka melihat lintah yang sebesar kasur di dasar danau. Katanya itu merupakan penjelmaan sosok Nyai Endit yang tidak berhasil kabur dari jebakan air. Didalam legenda Situ Bagendit, ada dua tokoh penting, yaitu Nyai Endit dan nenek tua. Sepanjang cerita, sudah terlihat jelas bila Nyai bersifat jahat, kikir, tamak, dan rakus. Dengan teganya, ia menyiksa para warga demi keuntungan pribadinya. Sedangkan nenek tua memiliki sifat penolong. Bahasa Indonesia English version. Pengunjung online : 28. Hari ini 1.640; Kemarin 1.989; ‱ Senarai Isi 366 Cerita Rakyat Nusantara ‱ Sinopsis 366 Cerita Rakyat Nusantara. www.melayuonline.com; www.wisatamelayu.com; Legenda Danau Situ Bagendit. Situbagendit bahasa sunda. The land was ruled by a wise Queen fairy and all creatures lived in harmony. Kali ini kakak ceritakan dongeng Situ Bagendit dalam Basaha Indonesia. contoh dongeng legenda yang ada di jawa baratNah di kesempatan kali ini mari kita lanjutkan dengan cerita tentang situ bagendit dalam bahasa sunda atau cerita asal MacamMacam Jenis Dongeng Cerita Dongeng Indonesia September 11th, 2020 - Fabel yaitu dongeng yang tokohnya adalah binatang yg berperilaku seperti Dongeng Bahasa Sunda Dan Unsur Intrinsiknya via contohmoo blogspot com Contoh Fabel Mite Sage Legenda Parabel Lowongan Kerja via kerja7 blogspot DongĂ©ng WikipĂ©dia Sunda Ă©nsiklopĂ©di bĂ©bas Diwewengkon Garut aya situ anu ngaranna kawentar ka mana-mana, nyaĂ©ta Situ Bagendit. CĂ©k sasakala mah, Ă©ta Situ Bagendit tĂ©h asal-muasalna kieu: Baheula, aya hiji randa beunghar katelahna Nyi Endit. Dongengatau cerita rakyat Situ Bagendit memiliki tema tentang karma. Seseorang yang bersikap jahat, maka ia akan mendapatkan balasannya. Sama seperti yang dilakukan Bagendit. Sifatnya yang kikir dibalas Tuhan dengan tenggelamnya ia bersama dengan harta-hartanya. 2. Tokoh dan Perwatakkan Sumber: Legenda Situ Bagendit - Djatnika kabayantransformasi proses penciptaan makna , konsep estetika dalam budaya rupa sunda lib itenas ac id , cerita dongeng pak pandir dan sang kadolok dalam, blog teguh wibawa, pandangan dunia orang sunda dalam cerita academia edu, bahasa dan sastra contoh proposal tesis, ruang pendidikan juli 2012, komik lucu melayu pdfsdocuments2 com, pdf Raden Ampo Pecinta. Dongeng sunda sasakala situ bagendit Di artikel sebelumnya kita sudah menuliskan beberapa contoh dongeng legenda yang ada di jawa baratNah di kesempatan kali ini mari kita lanjutkan dengan cerita tentang situ bagendit dalam bahasa sunda atau cerita asal usul situ bagendit beserta ringkasan dan kesimpulan cerita tersebut. 10Gambar Situ Bagendit Garut, Harga Tiket Masuk Lokasi Dongeng Cerita Bahasa Sunda Sejarah Misteri. 10 Gambar Masjid Agung Surabaya Al Akbar, Sewa Gedung Marwah Hotel Dekat Lokasi. Leave a Comment Cancel reply. Comment. Name Email Website. Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment. NvKtD. Orang menamakannya Situ Bagendit. Baheula aya hiji randa beunghar katelahna Nyi Endit. Cerita Rakyat Legenda Situ Bagendit Dongeng Anak Dongeng Cerita Rakyat Bahasa But his wife was nowhere to be situ bagendit bahasa sunda. CĂ©k sasakala mah Ă©ta Situ Bagendit tĂ©h asal-muasalna kieu. Éta cai nu terus ngagulidag beuki lila terus ngabalong gedĂ© pisan nepi ka jadi situ. Published on August 24 2019 by admin. Selain iseng menulis di blog juga menjual buku-buku bekas cetakan lama. CĂ©k sasakala mah Ă©ta Situ Bagendit tĂ©h asal-muasalna kieu. NASKAH DRAMA LEGENDA SITU BAGENDIT DALAM BAHASA SUNDA. NASKAH DRAMA LEGENDA SITU BAGENDIT DALAM BAHASA SUNDA. Jaman baheula di hiji lembur aya randa beunghar ceuk paribasana beungharna Nyi Randa tĂ©h Ă©stu lubak-libuk sagala boga. Baheula aya hiji randa beunghar katelahna Nyi Endit. ManĂ©hna tĂ©h kacida pisan kumedna. Cerita Rakyat Situ Bagendit sudah sering kali diceritakan dalam berbagai buku dongeng Sunda. Situ adalah bahasa sunda dari kata danau sedangkan Bagendit diambil dari nama Nyai Endit yang merupakan bagian dari legenda terbentuknya danau tersebut. Contoh dongeng bahasa sunda sasakala situ bageundit. Ko backgroundnya Twilight Sparkle. Di wewengkon Garut aya situ anu ngaranna kawentar ka mana-mana nyaĂ©ta Situ Bagendit. CĂ©k sasakala mah Ă©ta Situ Bagendit tĂ©h asal-muasalna kieu. Ieu tĂ©h saenyana mah nĂ©nĂ©hna da ngaranna sajati mah Nyi Bagendit. 17 Januari 2016 dongeng cerita rakyat. Situ artinya danau dan Bagendit berasal dari kata Endit. The land was ruled by a wise Queen fairy and all creatures lived in harmony. Abis itu di translate deh sama teman saya namanya Revani. Situ Bagendit adalah sebuah danau yang terletak di Kabupaten Garut tepatnya di Kecamatan Banyuresmi. Di wewengkon Garut aya situ anu ngaranna kawentar ka mana-mana nyaĂ©ta Situ Bagendit. Di desa itu kini terbentuk sebuah danau kecil yang indah. Published on September 3 2019 by admin. Baheula aya hiji randa beunghar katelahna Nyi Endit. Jika sahabat tertarik untuk memiliki buku-buku yang saya tawarkan silahkan hubungi Call SMS WA. Kakak berharap adik-adik yang tidak bisa berbahasa. Bahkan sering juga dipentaskan menjadi drama. Éta situ nepi kiwari katelah Situ Bagendit. ManĂ©hna tĂ©h kacida pisan kumedna. Dongeng sunda sasakala situ bagendit Di artikel sebelumnya kita sudah menuliskan beberapa contoh dongeng legenda yang ada di jawa baratNah di kesempatan kali ini mari kita lanjutkan dengan cerita tentang situ bagendit dalam bahasa sunda atau cerita asal usul situ bagendit beserta ringkasan dan kesimpulan cerita tersebut. Di wewengkon Garut aya situ anu ngaranna kawentar ka mana-mana nyaĂ©ta Situ Bagendit. Legenda Situ Bagendit. Baheulana aya hiji randa beunghar katelahna Nyi Endit. Di wewengkon Garut aya situ anu ngaranna kawĂ©ntar ka mana-mana nyaĂ©ta Situ Bagendit. Ieu tĂ©h saenyana mah nĂ©nĂ©hna da ngaranna sajati mah Nyi Bagendit. Dongeng sunda sasakala situ bagendit di artikel sebelumnya kita sudah menuliskan beberapa contoh dongeng legenda yang ada di jawa baratnah di kesempatan kali ini mari kita lanjutkan dengan cerita tentang situ bagendit dalam bahasa sunda atau cerita asal usul situ bagendit beserta ringkasan dan kesimpulan cerita tersebut. She did not like to help villagers. Tinggal di kota Bandung. Éta Nyi Randa tĂ©h katelahna Nyi Endit. Dongeng sunda sasakala situ bagendit Di artikel sebelumnya kita sudah menuliskan beberapa contoh dongeng legenda yang ada di jawa barat. NASKAH DRAMA LEGENDA SITU BAGENDIT DALAM BAHASA SUNDA. ManĂ©hna tĂ©h kacida pisan kumedna. Lilo ran home and noticed that his farm had really grown in size. Dear Lilo I have relocated your wife so now you can it anything you want. Lembur sakuriling bungking geus salin rupa jadi situ anu nepi ka ayeuna disebut Situ Bagendit tĂ©a. Kali ini kakak ceritakan dongeng Situ Bagendit dalam Basaha Indonesia. Cerita Rakyat Situ Bagendit Dongeng Sunda. NASKAH DRAMA LEGENDA SITU BAGENDIT DALAM BAHASA SUNDA. Legenda Terbentuknya Danau Situ Bagendit. Kakayaanana bru di juru bro di panto. Struktur Biantara Bahasa Sunda Contoh Oleh dugong - Agustus 06 2020 Struktur Biantara Bahasa Sunda Salam Pamuka Salam Pembuka Assalamualaikum wr. CONTOH NASKAH DRAMA SITU BAGENDIT DALAM BAHASA SUNDA. Teu kungsi lila Nyi Endit teu tembong deui ngilu tilelep ka jero cai. Imah Nyi Endit ngalelep kakeueum cai Nyi Enditna tembong ngangkleung di tengah cai bari keukeuh nanangkeup gembolan barang-barangna. Ieu tĂ©h saenyana mah nĂ©nĂ©hna da ngaranna sajati mah Nyi Bagendit. Ieu tĂ©h saenyana mah nĂ©nĂ©hna da ngaran sajati na mah Nyi Bagendit. Nah di kesempatan kali ini mari kita lanjutkan dengan cerita tentang situ bagendit dalam bahasa sunda atau cerita asal usul situ bagendit beserta ringkasan dan kesimpulan cerita tersebut. Dongeng Anak Legenda Situ Bagendit Popmama Com Paket Wisata Kota Bandung Selatan Pulau Situ Patenggang Ciwidey Pinisi Resto Lakeside Lake Side Tempat Kawah Putih Villa Di Tempat Liburan Kota Bandung Tempat Asal Usul Danau Situ Bagendit Dongeng Jawa Barat Garut Dongeng Kita Untuk Anak Youtube Rincian Dongeng Sunda Sasakala Situ Bagendit Dan Ringkasannya Basa Sunda Cerita Legenda Situ Bagendit Dongeng Sunda Jawa Barat Dongeng Dalam Bahasa Sunda Dan Unsur Intrinsiknya Di 2021 Dongeng Bahasa Cerita Pantai Suwuk Destinasi Wisata Yang Wajib Di Kebumen Pantai Di Pantai Sungai Dongeng Dalam Bahasa Sunda Dan Unsur Intrinsiknya Di 2021 Dongeng Bahasa Cerita Legenda Situ Bagendit Legenda Situ Bagendit merupakan salah satu dongeng Sunda yang cukup terkenal. Bahkan hingga saat ini masih ada yang percaya bahwa cerita rakyat Situ Bagendit adalah asal muasal terbentuknya Danau Bagendit yang ada di Jawa Barat. Selain menarik cerita Situ Bagendit juga memiliki pesan moral yang sangat baik. Yuk kita ikuti cerita Legenda Situ Bagendit dan hikmah didalamnya.. Pada zaman dahulu kala, di sebelah utara kota Garut, terdapat sebuah desa yang penduduknya kebanyakan adalah petani. Karena tanah di desa itu sangat subur dan tidak pernah kekurangan air, maka sawah-sawah mereka selalu menghasilkan padi yang berlimpah ruah. Namun meski begitu, para penduduk di desa itu tetap miskin kekurangan. Hal tersebut disebabkan oleh ulah seorang tengkulak bernama Nyai Bagendit. Hari masih sedikit gelap dan embun masih bergayut di dedaunan, namun para penduduk sudah bergegas menuju sawah mereka. Hari ini adalah hari panen. Mereka akan menuai padi yang sudah menguning dan menjualnya kepada Nyai Bagendit. Nyai Bagendit adalah orang terkaya di desa itu. Rumahnya mewah, lumbung padinya sangat luas karena harus cukup menampung padi yang dibelinya dari seluruh petani di desa itu. Ya! Seluruh petani. Dan bukan dengan sukarela para petani itu menjual hasil panennya kepada Nyai Bagendit. Mereka terpaksa menjual semua hasil panennya dengan harga murah kalau tidak ingin cari perkara dengan centeng-centeng suruhan wanita itu. Lalu jika pasokan padi mereka habis, mereka harus membeli dari Nyai Bagendit dengan harga yang melambung tinggi. “Wah kapan ya nasib kita berubah?” ujar seorang petani kepada teman nya.”Tidak tahan saya hidup seperti ini. Kenapa yah, Tuhan tidak menghukum si lintah darat itu?” “Sssst, jangan keras-keras, nanti ada yang dengar!” sahut temannya. “Kita mah harus sabar! Nanti juga akan datang pembalasan yang setimpal bagi orang yang suka berbuat aniaya pada orang lain. Tuhan tidak pernah tidur!” Sementara itu Nyai Bagendit sedang memeriksa lumbung padinya. “Barja.” kata Nyai Bagendit pada centengnya.”Bagaimana? Apakah semua padi sudah dibeli?” “Beres Nyi.” jawab Barja. “Lumbung sudah penuh diisi padi, bahkan beberapa masih kita simpan di luar karena sudah tak muat.” “Ha ha ha ha
! Sebentar lagi mereka akan kehabisan beras dan akan membeli padiku. Aku akan semakin kaya!” Nyai Bagendit tertawa senang. “Awasi terus Para petani itu, jangan sampai mereka menjual hasil panennya ke tempat lain. Beri pelajaran bagi siapa saja yang membangkang!” Cerita Legenda Situ Bagendit Dongeng Sunda Jawa Barat Benar saja, beberapa minggu kemudian para penduduk desa mulai kehabisan bahan makanan bahkan banyak yang sudah mulai menderita kelaparan. Sementara Nyai Bagendit selalu berpesta pora dengan makanan-makanan mewah di rumahnya. “Aduh Pak, persediaan beras kita sudah menipis. Sebentar lagi kita terpaksa harus membeli beras ke Nyai Bagendit.” keluh seorang penduduk desa pada suaminya. “Kata tetangga harganya sekarang lima kali lipat dibanding saat kita jual dulu. Bagaimana ini, Pak?” Pada suatu siang yang panas, dari ujung desa nampak seorang nenek yang berjalan terbungkuk-bungkuk. Dia melewati pemukiman penduduk dengan tatapan penuh iba. “Hmm, kasihan para penduduk ini. Mereka menderita hanya karena kelakuan seorang saja. Sepertinya hal ini harus segera diakhiri.” pikir si nenek. Dia berjalan niendekati seorang penduduk yang sedang menumbuk padi. “Permisi! Saya numpang tanya,” kata si nenek. “Ya, Nek ada apa ya?” jawab wanita yang sedang menumbuk padi tersebut “Dimanakah saya bisa menemukan orang yang paling kaya di desa ini?” Tanya si nenek. “Oh, maksud nenek rumah Nyai Bagendit?” kata wanita itu. “Sudah dekat, Nek. Nenek tinggal lurus saja sampai ketemu pertigaan, lalu belok kiri. Nanti akan terlihat rumah yang sangat besar. Itulah rumahnya. Memang nenek ada periu apa sama Nyai Bagendit?” “Saya mau minta sedekah,” kata si nenek. “Ah percuma saja nenek minta sama dia, tidak akan dia memberinya. Kalau nenek lapar, makanlah di rumah saya, tapi hanya seadanya.” kata wanita itu. “Tidak usah, terima kasih” jawab si nenek. “Saya hanya mau tahu reaksinya kalau ada pengemis yang minta sedekah. Oya, tolong beritahu penduduk desa lainnya agar siap-siap menqungsi. Karena sebentar lagi akan ada banjir besar.” “Nenek bercanda, ya?” kata wanita itu kaget.”Mana mungkin ada banjir di musim kemarau?” “Aku tidak bercanda,” kata si nenek.”Aku adalah orang yang akan memberi pelajaran pada Nyai Bagendit. Maka dari itu segera mengungsilah, bawalah barang berharga milik kalian,” kata si nenek. Setelah itu si nenek pergi meninggalkan wanita tadi yang masih berdiri mematung. Sementara itu Nyai Endit sedang menikmati hidangan yang berlimpah, demikian pula para centengnya. Si pengemis tiba di depan rumah Nyai Endit dan langsung dihadang oleh para centeng. “Hei pengemis tua! Cepat pergi dari sini! Jangan sampai teras rumah ini kotor terinjak kakimu!” bentak centeng. “Saya mau minta sedekah. Mungkin ada sisa makanan yang bisa saya makan. Sudah tiga hari saya tidak makan,” kata si nenek. “Apa peduliku,” bentak centeng. “Kalau mau makan ya beli, jangan minta! Sana, cepat pergi sebelum saya seret.” Tapi si nenek tidak bergeming di tempatnya. “Nyai Endit keluarlah! Aku mau minta sedekah. Nyai Bagendiiit 
!” teriak si nenek. Centeng-centeng itu berusaha menyeret si nenek yang terus berteriak-teriak, tapi tidak berhasil. “Siapa sih yang berteriak-teriak di luar,” ujar Nyai Endit. “Mengganggu orang makan saja!” “Nei, siapa kamu nenek tua? Kenapa berteriak-teriak di depan rumah orang?” bentak Nyai Bagendit. “Saya hanya mau minta sedikit makanan karena sudah tiga hari saya tidak makan,”kata nenek. “Tidak ada makanan di sini! Cepat pergi, nanti rumahku kotor.” Namun, sang nenek bukannya pergi tapi justru menancapkan tongkatnya ke tanah lalu memandang Nyai Endit dengan penuh kemarahan. “Bagendit! Selama ini Tuhan memberimu rezeki berlimpah tapi kau tidak bersyukur. Kau kikir! Sementara penduduk desa kelaparan kau malah menghambur-hamburkan makanan” teriak si nenek berapi-api. “Aku datang kesini sebagai jawaban atas doa para penduduk yang sengsara karena ulahmu! Kini bersiaplah menerima hukumanmu.” “Ha ha ha .. Kau mau menghukumku? Tidak salah nih? Kamu tidak lihat centeng-centengku banyak! Sekali pukul saja, kau pasti mati,” kata Nyai Endit. “Tidak perlu repot-repot mengusirku,” kata nenek. “Aku akan pergi dari sini jika kau bisa mencabut tongkatku dari tanah.” “Dasar nenek gila. Apa susahnya mencabut tongkat. Tanpa tenaga pun aku bisa!” kata Nyai Endit sombong. Lalu hup! Nyai Endit mencoba mencabut tongkat itu dengan satu tangan. Ternyata tongkat itu tidak bergeming. Dia coba dengan dua tangan. Hup hup! Masih tidak bergeming juga. “Sialan!” kata Nyai Endit. “Centeng! Cabut tongkat itu! Awas kalau sampai tidak tercabut. Gaji kalian aku potong!” Centeng-centeng itu mencoba mencabut tongkat si nenek, namun meski sudah ditarik oleh tiga orang, tongkat itu tetap tak bergeming. “Ha ha ha. kalian tidak berhasil?” kata si nenek. “Ternyata tenaga kalian tidak seberapa. Lihat aku akan mencabut tongkat ini.” Brut! Dengan sekali hentakan, tongkat itu sudah terangkat dari tanah. Byuuuuurrr!!!! Tiba-tiba dan bekas tancapan tongkat si nenek menyembur air yang sangat deras. “Bagendit! Inilah hukuman untukmu! Air ini adalah air mata Para penduduk yang sengsara karenamu. Kau dan seluruh hartamu akan tenggelam oleh air ini.” Setelah berkata demikian si nenek tiba-tiba menghilang entah kemana. Tinggal Nyai Endit yang panik melihat air yang meluap dengan deras. Dia berusaha berlari menyelamatkan hartanya, namun air bah lebih cepat menenggelamkannya beserta hartanya. Kini, di desa itu terbentuk sebuah danau kecil yang dinamakan Situ Bagendit’ Situ artinya danau dan Bagendit berasal dari nama Bagendit. Beberapa orang percaya bahwa kadang-kadang kita bisa melihat lintah sebesar kasur di dasar danau. Katanya itu adalah penjelmaan Nyai Endit yang tidak berhasil kabur dari jebakan air bah. Pesan moral dari Cerita Legenda Situ Bagendit adalah kita tidak boleh menjadi orang yang sombong, kikir, serta angkuh terhadap orang lain. Bila diberi nikmat harta yang banyak berbagilah dengan sesama. Setelah membaca dongeng sunda situ bagendit ini jangan lupa ambil juga pelajaran yang terkandung didalam dongeng Situ Bagendit. Dongeng sunda sasakala situ bagendit - Di artikel sebelumnya kita sudah menuliskan beberapa contoh dongeng legenda yang ada di jawa barat. Nah di kesempatan kali ini mari kita lanjutkan dengan cerita tentang situ bagendit dalam bahasa sunda atau cerita asal usul situ bagendit beserta ringkasan dan kesimpulan cerita situ bagenditSitu Bagendit Taun 1920-an GarutFoto wikipediaSitu bagendit merupakan salah satu tempat objek wisata yang cukup populer yang berada di kabupaten garut, jawa barat, indonesia. Danau ini selalu ramai di kunjungi oleh para pengunjung dari berbagai tempat terutama di akhir pekan dan hari juga Cerita Sasakala Tentang Malin Kundang Bahasa SundaYang menjadikan tempat ini menarik selain tempatnya yang indah, adalah cerita legenda masyarakatnya yang kental dengan sosok Nyi Endit yang membuat penasaran, yang konon katanya situ tersebut terbentuk akibat ulah dari seseorang yang kaya raya namun pelit dan hingga kini, konon beberapa masyarakat sering melihat adanya lintah sebesar kasur di dalam dasar danau tersebut yang merupakan penjelmaan dari sosok nyi endit tersebut. Entah benar atau tidak? Namun, yang terpenting bagi kita adalah mengambil pelajaran dalam kisah dongeng makna yang terkandung dalam dongeng ini dapat dijadikan sebagai "panyeprĂ©t" khususnya bagi kita selaku urang sunda, makna dalam dongeng ini di nilai bermanfaat karena memiliki unsur mendidik atau istilah dalam bahasa sundanya Sunda Sasakala Situ BagenditCerita yang mengisahkan tentang janda kaya raya yang pelit dan kikirNah, seperti apa cerita sasakalanya? Berikut kita simak dongeng sasakala legenda situ bagendit yang berasal dari daerah kecamatan bayuresmi kabupaten garut, jawa barat dalam bahasa sunda dibawah situ BagenditBaheula geus rĂ©buan taun ka tukang aya hiji randa beunghar nu katelah Nyi Endit. Ieu tĂ©h saenyana mah ngaran nĂ©nehna, da ngaranna sajatina mah Nyi Bagendit. ManĂ©hna tĂ©h kacida pisan kumedna. Geus taya nu bireuk deui kana ka kumedannana. Salian ti pakacar-pakacarna mah tara aya nu lar sup ka imahna. Éstuning lain babasan Ă©ta mah hirup nyorangan ti teu aya anu ngawawuhan, Nyi Endit tĂ©h Ă©mang jalma nunggul pinang, geus teu kadang warga, hirup tĂ©h Ă©stu nunggelis. Ari beungharna tĂ©a mah tĂ©tĂ©la. BĂ©h kebonna bĂ©h sawahna, imahna gĂ© panggedĂ©na di salembur Ă©ta mah. Turug-turug ngahaja mencilkeun manĂ©h, ngababakan di tengah pasawahan, nu teu aya lain, ku bawaning embung campur jeung babaturan, da sieun kasoro tĂ©a. Teu kitu mah atuh moal disebut medit. Kacaturkeun basa usum panĂ©n. Di ditu di dieu ceuyah anu dibaruat. Ka sawah Nyi Endit ogĂ© rĂ©a nu gacong. Ari sarĂ©ngsĂ© dijieun jeung sanggeus parĂ©na di kaleuitkeun, sakumaha tali paranti, Nyi Endit nyieun sedekah ngondang lebĂ© jeung sawatara saniskara ku sorangan, teu aya nu ngabantuan. Barang geus tarapti, sakur nu mantuan ngakut tuluy diondang, ngariung tumpeng. Atuh nu ngariung tĂ©h nepi ka aya ratusna, tapi sadia tumpengna teu sabaraha, nepi ngan sakotĂ©ap geus bĂ©rĂ©s bari tingkaretap meujeuhna balakecrakan, solongkrong aya aki-aki bongkok nu nyampeurkeun. Ku pribumi teu ditarik teu ditakon, nya pok aki-aki walĂ©h, yĂ©n teu kawawa ku lapar, sugan aya sih piwelas. Ari kitu tĂ©h Nyi Endit bet nyarĂ©kan, nyeklek-nyeklekkeun, pajarkeun tĂ©h tau aya ka Ă©ra, teu ngahutang gawĂ©, mĂ©nta bagĂ©an. Tungtungna nepi ka pundung, aki-aki dititah nyingkah. Cindekna mah geus lain indit bari jumarigjeug, bangun teu nangan. MĂ©mĂ©h indit manĂ©hna ngomong kieu "Sagala gĂ© boh ka nu hadĂ© boh ka nu gorĂ©ng, moal taya wawalesna." Ngomongna kitu tĂ©h kasaksian ku sakur anu aya di dinya. SarĂ©ngsĂ©na nu dalahar tuluy amit rĂ©k baralik. Kakarak gĂ© pating lalĂ©os, rug-reg ngarandeg, sabab aya nu tinggarero "Ca'ah! Ca'ah!" kanyahoan deui ti mana datangna Ă©ta cai, ngan leb baĂ© pakarangan Nyi Endit tĂ©h geus ka keueum, atuh kacida ributna jalma-jalma geus teu inget ka diri batur, asal salamet dirina baĂ©. Nyi Endit gĂ© nya kitu, niat rĂ©k nyingkirkeun cai, tapi barang kaluar ti imahna, cai tĂ©h nepi ka lir ombak laut ting garuling ka palebah Nyi Endit. Imahna terus ka keueum mĂ©h Endit angkleung-angkleungan, bari satungtung bias mah teu welĂ©h-welĂ©h sasambat mĂ©nta tulung. Tapi henteu kungsi lila jep baĂ© jempĂ©, sihorĂ©ng geus tikerelep. Imahna gĂ© geus teu ka tembong. Sumawonna sawahna nu upluk-aplak geus aya di dasar cai. Lembur sakuriling bungking geus robah ngarupa jadi situ, anu nepi ka ayeuna katelah Situ Bagendit oleh googleRibuan tahun yang lalu, ada seorang janda kaya yang dikenal sebagai Nyi Endit. Ini sebenarnya nama neneknya, dan nama aslinya adalah Nyi Bagendit. Dia begitu kikir, tidak ada seorang pun yang tidak mengetahuinya. Selain teman-temannya, tidak ada orang yang lain yang mau masuk ke rumahnya. Hidup sendiri itu benar-benar bukan dari tidak ada yang mengenalinya, Nyi Endit benar-benar orang selalu sendiri, tidak ada sanak saudara hidupnya elalu sendiri. Dia sangat kaya, baik kebun maupun persawahan, rumahnya menjadi yang terbesar di daerahnya. Sengaja di bangun ditengah-tengah persawahan sehingga sangat tiada lain, tidak mau bercampur dengan teman-temannya, karena takut tersaingi. sehingga disebutnya pelit. Diceritakan pada musim panen. Di sana-sini ada yang baru. Sawah Nyi Endit juga ramai. Hari itu selesai dan setelah ditebang, seperti tali, Bu Endit membuat sedekah dan mengundang beberapa melakukannya sendiri, tidak ada yang membantu saya. Barang sudah siap, siapa saja yang membantu membawakan diundang, berkumpul di sekitar tumpeng. Saya kira sudah ratusan orang berkumpul, tapi tumpeng yang tersedia tidak banyak, sampai tinggal beberapa saja yang habis sambil sudah cukup, banyak yang bungkuk berkeliaran. Penduduk asli tidak menariknya dan tidak bertanya, sayang sekali mereka tidak mati kelaparan, mungkin ada kasihan. Hari itu, Nyi Endit bertaruh untuk bercanda, bersin, mengajari malu, tidak berhutang pekerjaan, meminta bagian. Pada akhirnya, sampai dia putus asa, dia disuruh pergi. Saya yakin itu cerita pergi saat jumarigjeug, tidak bangun. Sebelum pergi, dia mengatakan ini "Semuanya akan baik atau buruk, tidak akan ada jawaban." Mengatakan itu adalah kesaksian dari siapa pun yang ada di sana. Ketika dia selesai makan, dia akan berbalik. Kakarak akan tertidur, berdiri, karena seseorang berkata "Banjir! banjir!" dia diketahui dari mana airnya berasal, hanya pekarangan Nyi Endit yang kebanjiran, dan orang-orang sangat ribut sehingga tidak mengingat orang lain, asalkan menyelamatkan diri. Bu Endit akan tetap melakukannya, dia ingin menyingkirkan air, tetapi ketika barang-barang keluar dari rumahnya, airnya seperti ombak laut yang menyentuh lebah Bu Endit. Rumah terus terendam banjir dan hampir Endit menggelengkan kepalanya, tetapi di penghujung hari, dia tidak segan-segan berteriak minta tolong. Tapi dia tidak tinggal diam untuk waktu yang lama, dia tenggelam. Rumahnya tidak akan terlihat. Selain itu, sawah yang tersebar sudah berada di dasar air. Seiring berjalannya waktu, kawasan di sekitar Bungking berubah menjadi sebuah danau yang hingga kini dikenal sebagai Danau juga Dongeng Sunda Sasakala Talaga Warna, Sejarah, Keistimewaan dan Mitosnya!Rincian, Kesimpulan, Dan Ringkasan Cerita Situ BagenditNah, sedangkan yang dibawah ini adalah ringkasan atau kesimpulan dari cerita situ bagendit dalam bahasa sunda yang dapat kita tuliskan dari cerita diatas dengan lebih CeritaBaheula aya hiji randa beunghar nu katelah Nyi Endit anu kacida kumedna, ari beungharna mah tĂ©tĂ©la. BĂ©h kebonna bĂ©h sawahna, imahna gĂ© panggedĂ©na di salembur Ă©ta. Basa usum panĂ©n, nyi Endit nyieun sedekah ngondang lebĂ© jeung sawatara tatanggana nu ngariung nepi ka aya ratusna, tapi sadia tumpengna teu sabaraha, nepi ngan sakotĂ©ap geus bĂ©rĂ©s bari tingkaretap kitu aya aki-aki bongkok nu nyampeurkeun kawawa ku lapar, ari kitu Nyi Endit bet nyarĂ©kan pajarkeun tĂ©h tau aya ka Ă©ra, tungtungna aki-aki dititah nyingkah. Aki-aki indit jumarigjeug bari ngomong "Sagala gĂ© boh ka nu hadĂ© boh ka nu gorĂ©ng, moal taya wawalesna." Ngomongna kitu tĂ©h ka saksian ku sakur anu aya di dalahar, rug-reg ngarandeg ting garero "Ca'ah! Ca'ah!" Henteu kanyahoan ti mana datangna cai, ngan leb baĂ© pakarangan Nyi Endit ka keueum, Imahna ka keueum laput, sawahna nu upluk-aplak geus aya di dasar cai. Lembur sakuriling bungking geus robah ngarupa jadi situ, anu nepi ka ayeuna katelah Situ ada seorang janda kaya bernama Nyi Endit yang sangat kaya raya namun sangat kikir, Baik kebun maupun sawah, dan rumahnya yang terbear di daerahnya Saat musim panen, Nyi Endit bersedekah dan mengajak beberapa tetangganya untuk berkumpul hingga jumlahnya ratusan, namun tumpeng yang tersedia tidak banyak, hingga hanya sekejap aja sudah itu ada kakek bungkuk yang lapar, Nyi Endit malah memarahinya, disangkanya memalukan, dan akhirnya kakek itu disuruh pergi. Kakek itu pergi dan berkata "Semuanya baik itu yang bagu maupun yang jelek, pasti ada balasannya." Perkataaan itu disaksikan oleh semua orang yang ada di selesai makan, terdengar suara ramai memanggil-manggil "Banjir! Banjir!" Tidak diketahui dari mana airnya berasal, hanya pekarangan Nyi Endit yang tergenang, rumahnya terendam, sawahnya yang begitu bear udah ada di dasar air. Lama kelamaan, kawasan di sekitar tempatnya berubah menjadi danau yang hingga kini dikenal dengan nama Situ DongengJudul Dongeng Sasakala Situ BagenditTema Akibat dari sifat kikir adalah kebinasaanFakta Cerita1 Tokoh Nyi Endit kikir, Aki sabar2 Alur maju3 Latar pedesaan di wilayah Garut, Jawa BaratSarana Sastra1 sudut pandang orang ketiga tidak terbatas2 gaya & tone sederhana dan ringan3 simbol Nyi Endit sifat kikirNilai1 moral manusia kepada Tuhan2 moral manusia kepada pribadi3 moral manusia kepada manusiaSikap1 iman/takwa2 Jangan kikir3 harus menolong sesamaPesan dalam dongengJadi orang janganlah kita serakah, pelit dan juga sombong, karena semua perbuatan pasti ada balasannya. Dan ingat, harta hanyalah sebuah titipan, alangkah baiknya kita bersikap dermawan, berbagi, saling menolong dengan orang lain yang demikianlah dongeng sasakala situ bagendit atau cerita asal usul situ bagendit dalam bahasa sunda yang dapat di sampaikan. Dalam dongeng ini memang terdapat beberapa versi cerita yang berbeda namun kesimpulannya tetap sama, dan tokoh utama tetap nyi endit dengan sebutannya bagendit.